Showing posts with label Artis Indonenesia. Show all posts
Showing posts with label Artis Indonenesia. Show all posts

Dewi Persik

Dewi Persik yang mempunyai nama asli Dewi Murya Agung (lahir di Jember, Jawa Timur, 18 Desember 1985; umur 25 tahun) adalah seorang penyanyi dangdut Indonesia. Putri pasangan H. Moch Aidil (ayah) dan Hj. Sri Muna (ibu) ini mengaku mempunyai keturunan Tionghoa dari neneknya.

Dewi dikenal karena tembang Bintang Pentas. Nama Persik sendiri diberikan oleh manajernya, Pak Yogi, agar kariernya bersinar seperti buah persik yang di Cina dianggap sebagai buah pembawa keberuntungan. Sinetron yang pernah dibintangi Dewi antara lain Mimpi Manis dan Legenda eps. Nyi Ronggeng. Namun karier Dewi tak selalu mulus. Dewi yang terkenal dengan goyang gergajinya mulai mendapat kritikan atas aksi panggungnya yang seronok, serta pakaiannya yang minim dan ketat. Puncaknya adalah saat Dewi usai mengisi sebuah acara ulang tahun TPI yang digelar di Istora Senayan, 23 Januari 2008. Dada Dewi tiba-tiba diraba oleh seorang laki-laki. Saat itu Dewi mengenakan tank top warna putih dengan strip hitam. Sebelum menyentuh payudara Dewi, laki-laki tersebut iseng mencuri-curi gambar payudara Dewi dengan kamera handphone saat pedangdut seksi ini sibuk diwawancarai. Kejadian payudara Dewi yang menjadi konsumsi umum bukan baru pertama terjadi. Pada tahun 2005, gara-gara bergoyang terlalu 'hot' di sebuah acara SCTV, buah dada menggairahkan milik Dewi ikut menyembul. Kejadian itu hanya berlangsung beberapa detik.

Tahun 2008 juga menjadi tahun "pencekalan" bagi Dewi. Pemerintah daerah yang pertama mencekal penampilan Dewi di daerahnya adalah Pemerintah Kota Tangerang. Pecekalan tersebut dimaksudkan guna menghindari kerawanan sosial dan berkaitan dengan Peraturan Daerah (Perda) No. 8 Tahun 2005 tentang pelarangan pelacuran di daerah itu. Menyusul Tangerang, Walikota Bandung juga menyatakan mencekal Dewi Persik dan juga artis-artis yang goyangannya keterlaluan (mengundang syahwat). Kemudian beberapa pemerintah daerah lain mengikuti seperti, Walikota Depok, MUI Sumatera Selatan, Bupati Sukabumi, Bupati Probolinggo, dan Walikota Balikpapan.
Sayangnya, komentar Dewi seputar pencekalannya justru malah memperkeruh suasana. Dewi menganggap pencekalan tersebut mengekang kebebasannya dan hal itu adalah bagian dari pembunuhan karakter dan fitnah terhadap dirinya. Bahkan saat itu Dewi Persik menyampaikan 'tantangannya' untuk menuntut orang-orang yang memfitnahnya itu ke meja hukum. Tak hanya itu, Dewi bahkan melontarkan kalimat bernada 'ancaman' kepada Walikota Tangerang. Kontroversi pencekalan yang berlangsung selama berhari-hari di media mendapat perhatian dari Menpora Adhiyaksa Dault dan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meuthia Hatta. Bahkan Menpora pun menelepon Dewi untuk meminta dia introspeksi diri. Tak berapa lama, Dewi mengaku bersalah dan khilaf, meski dirinya tetap tidak akan mengubah goyangan erotisnya.


Tak hanya penampilan panggung Dewi yang menuai kontroversi, film perdananya, Tali Pocong Perawan juga dianggap terlalu mengumbar aurat dan mengarah ke pornografi. Namun Dewi berdalih bahwa "semua itu ujung-ujungnya duit." 


Setelah berpisah dengan Saipul, mereka memerankan sepasang suami istri dalam film "Setan Budeg" produksi Maxima Pictures.

Aluna Sagita Gutawa | Profil Aluna Sagita Gutawa | Biodata Aluna Sagita Gutawa

Aluna Sagita Gutawa (atau lebih dikenal dengan Gita Gutawa; lahir di Jakarta, 11 Agustus 1993; adalah penyanyi remaja Indonesia yang memiliki suara sopran.


Aluna Sagita, yang namanya bermakna "alunan nada" adalah seorang penyanyi belia beragama Islam dan merupakan anak dari penata musik Lutfi Andriani - Erwin Gutawa. Mendalami musik sejak kelas 2 SD, Gita yang memiliki karakter suara sopran mampu membawakan lagu ber-genre pop klasik dengan high pitch-nya. Sebelum meluncurkan album self-titled-nya, Gita Gutawa terkenal sebagai penyanyi cilik yang berduet dengan vokalis ADA Band, Dony ‘ADA Band’ dengan lagu "Yang Terbaik Bagimu (Jangan Lupakan Ayah)". Lagu ini menjadi hits dalam album Heaven of Love dan sukses terjual sebanyak lebih dari 850 ribu kopi membawa Donny dan Gita sebagai nominasi Duet Terbaik Kategori Pop AMI Awards.


Gita mengakui keterlibatannya dalam dunia rekaman berawal dari ketidaksengajaan. Dalam wawancaranya dengan The Jakarta Post, Gita bercerita bahwa suatu sore di tahun 2004, dia didatangi oleh manajer ADA Band sehabis berlatih menyanyi di sekolah vokalnya. Kebetulan, studio rekaman ADA Band tepat berada di sebelah sekolah vokal Gita, dan sang manajer tertarik saat tak sengaja mendengar Gita menyanyi. Bahkan, akunya, si manajer sama sekali tidak mengetahui bahwa ia adalah anak dari Erwin Gutawa. Dari situlah Gita ditawari berduet dengan ADA Band dalam lagu "Yang Terbaik Bagimu". Tahun 2007, di usianya ke-13, Gita ditawari untuk bergabung dengan SonyBMG Music dan merilis album perdananya Gita Gutawa: Kembang Perawan.


Dalam album tersebut Gita yang mengaku tak mau mendompleng kebesaran nama ayahnya itu membawakan salah satu lagu karya Sarah Silaban, bersama Andi Rianto dan Pink-Pink. Penjualan album gadis yang laris sebagai bintang model iklan itu berhasil meraih Platinum Awards dengan mencapai penjualan lebih dari 150 ribu kopi dalam 4 bulan saja. Hal itu kemudian mengantarkan dirinya sebagai Penyanyi Pendatang Baru Terbaik dan Album Terbaik AMI Award 2008. Gadis yang baru saja meraih juara umum pada the 6th International Nile Children Song Festival (INCSF) di Cairo, Mesir itu, juga menjajal dunia akting lewat sinetron pendek Ajari Aku Cinta dan Ajari Lagi Aku Cinta. Meski banyak tawaran, Gita yang masih sibuk sekolah ini tidak banyak mengembangkan bakatnya di dunia akting.


Gita sejak kelas 2 SD mulai belajar piano klasik di Yayasan Musik Jakarta dan kini memperkuat ilmu musiknya dengan mempelajari piano jazz dan gitar akustik. Tidak hanya itu, agar vocal Gita terasah dan mantap, dia berguru di bawah asuhan Aida Swenchen (di PSAI) dan Catharina Leimena. Gita yang juga banyak memiliki prestasi di bidang akademis itu, pernah duet dengan Donny, vokalis ADA Band dalam lagu Yang Terbaik Bagimu. Selain itu juga pernah berduet dengan penyanyi sholawat Hadad Alwi, dalam album Jalan Cinta 2.


Berkat suara soprannya, Gita didapuk membawakan soundtrack film. Di antaranya adalah soundtrack untuk film Love dan film fenomenal, Laskar Pelangi.


Pelantun single Yang Terbaik Bagimu bersama Ada Band juga laris membintangi berbagai iklan, di antaranya Indomie, Es Krim Wall's Conello dan Pond's. Sukses album terdahulu, pada 2009 Gita bakal meluncurkan album teranyarnya, Harmoni Cinta. Di album ini, Gita banyak terlibat di dalamnya, dengan warna musik yang lebih bervariasi. Bahkan album dengan 12 lagu, bakal ada satu lagu ciptaan Gita, yakni yang berjudul Ayo (Come On). Di album ini edar pada April 2009 ini, Gita juga berkolaborasi dengan musisi Maia Ahmad.


Tak hanya mahir berakting di depan layar kaca, namun Gita kini melebarkan sayapnya dengan berakting di belakang layar. Ia dipercaya menjadi pengisi suara dalam film animasi pertama di Indonesia, Meraih Mimpi karya produser Nia Dinata.


Pertengahan Agustus 2009, Gita meluncurkan buku pertamanya, Kotak Musik Gita. Meski tidak menulis sendiri, namun Gita ingin berbagi pengalamannya selama menggeluti dunia musik dengan para penggemarnya. Dari berakting di depan layar kaca, kini Gita mulai merambah dunia layar lebar. Akhir 2009, ia mulai syuting film Love in Perth.


Pada 25 Februari 2010, Gita bakal tampil di konser tunggalnya yang bertajuk Kotak Musik Gita. Di sini, sang ayah, Erwin Gutawa bertindak sebagai produser konser. Konser tunggal pertamanya ini mendulang sukses, baik dari penjualan tiketnya yang langsung ludes 1 minggu sebelum hari-H, maupun acaranya. Tata panggung, efek visual dan efek suaranya benar-benar dipersiapkan dengan sangat matang. Begitu pula performa Gita Gutawa dan permainan panggung para penari latar, serta band-nya. Jumat, 13 Agustus Gita Gutawa merilis album ketiganya: Balada Shalawat, sekaligus mengadakan syukuran atas keberhasilannya mempertahankan gelar juara umum kelas-3 SMA Bina Nusantara, dan bersyukur atas hari jadinya yang ke-17 tanggal 11 Agustus 2010. Gita mengajak anak-anak yatim dari panti asuhan Bunda Maryam, dan tentu tak kalah serunya, para member GitaLovers Community yang dipimpin oleh Anggid Suleman sebagai ketua umumnya.


Pendidikan
  • 1996–1999: TK Bakti Mulya, Jakarta

  • 1999–2005: SD Bakti Mulya, Jakarta

  • 2005–2008: SMP Al-Izhar Pondok Labu, Jakarta

  • 2008–2011: SMA Bina Nusantara Simprug, Jakarta

Asmirandah | Artis Garut | Profil Asmirandah

Asmirandah Zantman (lahir di Jakarta, 5 Oktober 1989; umur 21 tahun) adalah seorang pemain sinteron Indonesia yang memiliki darah Belanda dari ayahnya dan beragama Islam. Ayahnya bernama M. Farmidji Zantman dan ibu Sani Suliwati, yang berasal dari Garut. Ia memulai karier di dunia hiburan tanah air lewat sinetron Kawin Gantung. Selain itu ia mulai dikenal khalayak luas sejak membintangi beberapa sinetron seperti Inikah Rasanya? dan Cinta SMU 2. Setelah itu gadis yang akrab disapa Andah ini diajak ikut bemain di sinetron-sinetron lain. Selain bermain di sinetron, Andah juga sudah membintangi beberapa produk iklan seperti: Gery Cokluut, Gery Saluut, Rexona,dan Suzuki Spin.


Tak hanya mahir berakting di depan layar kaca, bintang sinetron SEKAR ini juga mulai merambah menjadi sutradara. Untuk permulaan, Andah, nama panggilannya, akan menyutradarai video klip band pendatang baru, Robin Hood.


Tak tanggung-tanggung, bahkan Andah juga berduet bersama Robin Hood dan menjadi model video klip di single Salahkah Cipta.

Profil Bunga Citra Lestari | Biodata Bunga Citra Lestari | Asal Usul Bunga Citra Lestari

Bunga Citra Lestari (lahir di Jakarta, 22 Maret 1983; umur 28 tahun, sering disebut dengan BCL) adalah seorang penyanyi dan aktris sinetron dalam dunia hiburan Indonesia. Putri pasangan Muchlis Rusli dan Emmy Syarif ini menghabiskan masa SMP-nya di Lhokseumawe, Aceh, lalu pindah ke Jakarta. Lagu hit-nya yang berjudul Sunny juga mengisi soundtrack untuk film Cinta Pertama. Ia pernah berduet dengan PAS Band yang merupakan awal kariernya di dunia musik.




Karier


Kariernya dimulai sebagai pemain sinetron. Sinetron yang pernah dibintanginya antara lain ABG, Senandung Masa Puber, Dari Temen Jadi Demen, Penjaga Hati


Ia juga terjun di dunia musik. Lagunya yang pernah menjadi hit adalah Aku Tak Mau Sendiri. Lagu Cinta Pertama (Sunny) yang merupakan soundtrack film Cinta Pertama membuat nama Bunga Citra Lestari semakin populer. Lagu ciptaan Dewiq ini membuat impian Bunga menjadi penyanyi terwujud. Apalagi setelah album solo perdananya terjual 75 ribu kopi hanya dalam waktu dua minggu. Pemilik pipi chubby yang mengawali kariernya sebagai model iklan ini, juga populer dengan penampilannya bersama Ari Lasso lewat hit Aku dan Dirimu dalam album "The Best of Ari Lasso".


Aktris yang namanya juga pernah disebut sebagai 'biang' perceraian Ariel Peterpan ini menikah dengan Ashraf Sinclair, seorang aktor asal Malaysia keturunan Melayu-Inggris yang juga putra seorang miliarder, pada tanggal 8 November 2008.


Resepsi yang sangat mewah dan meriah diadakan di dua negara, yakni Indonesia dan Malaysia. Ashraf dan Bunga yang mendapat emas kawin berupa sepasang anting berlian ini, mengadakan resepsi di Jakarta pada 9 November 2008 serta di Malaysia pada 14-15 November 2008.


Setelah menikah, Bunga masih tetap mengembangkan bakat aktingnya dengan dukungan penuh sang suami, Ashraf. Hal ini terbukti dengan kompaknya pasangan ini tampil dalam suatu film romantis, Saus Kacang yang rilis pada tahun 2008. Bahkan soundtrack film ini dibawakan oleh Bunga dan Ashraf membantunya di video klip.


Pada tanggal 22 September 2010 Bunga melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Noah Sinclair.

Magdalena | Gadis Bertubuh Seksi

Magdalena (lahir di Jakarta, Indonesia, 17 Mei 1984; umur 26 tahun) adalah seorang model, presenter dan juga aktris Indonesia. Magdalena memiliki bibir dan mata yang indah. Ia pernah terpilih sebagai wanita paling seksi di Indonesia versi FHM, setelah menggeser bintang sinetron dan model Luna Maya. Pemilihan tersebut disampaikan dalam majalah dewasa FHM Indonesia edisi Agustus 2008. Ia pun menyatakan bahwa ia sangat senang dengan bibir dan matanya, karena dianggap merupakan bagian tubuhnya yang paling seksi. Semasa remaja, ia sangatlah senang berolahraga, terutama basket dan tari modern, dan pada saat SMP, Lena pernah masuk tim basket sekolahnya. Lena mengawali kariernya sebagai presenter. Magdalena juga pernah membintangi beberapa sinetron komedi, seperti "Full Colour" yang ditayangkan di Trans 7.




Aktris kelahiran Jakarta, 17 Mei 1984 ini mulai banyak tawaran, termasuk menjadi model. Salah satunya yang menarik perhatian publik ketika ia berpose untuk majalah pria, FHM. Berkat posenya yang seksi ia berhasil menduduki peringkat ke-72 dalam jajaran Wanita Terseksi di Dunia versi FHM pada 2007. Dan selang setahun berikutnya di 2008, ia berada di peringkat ketiga dalam jajaran Wanita Terseksi di Dunia.


Anak bungsu dari tiga bersaudara ini pula semakin sering tampil di televisi untuk memandu acara. Beberapa acara yang ia pandu adalah LENS, ADA GOSIP, SPORT 7, HAPPY SHOW, DUET, IDOL HI-5, MUSIK SPESIAL, MUSIK HITS, 3D SHOW, serta beberapa acara kuis.









  



Profile | Biodata Cinta Laura



Cinta Laura Kiehl atau juga biasa dikenal Cinta Laura (lahir di Quakenbrück, Jerman, 17 Agustus 1993; umur 17 tahun) adalah seorang aktris dan penyanyi Indonesia. Cinta mulai dikenal di masyarakat saat membintangi sinetron Cinderella (Apakah Cinta Hanyalah Mimpi?). Cinta mendapatkan penghargaan SCTV Awards dalam kategori "Aktris Ngetop" pada tahun 2007. Cinta Laura juga membintangi film layar lebar, Oh Baby yang diproduksi oleh MD Pictures pada tahun 2008. Dalam film tersebut, Cinta diharuskan berakting dan menari sekaligus. Cinta juga menyanyikan dua lagu dalam soundtrack film ini, Oh Baby dan We Can Do It.




Setelah menjajal kemampuannya dengan belajar olah vokal dan sempat tampil sepanggung dengan Ahmad Dhani menyanyikan lagu Umbrella milik Rihanna, Cinta akhirnya masuk dapur rekaman. Bersama Duo Maia, Cinta membawakan lagu Penghianat Cinta. Pertengahan Desember 2009, ia merilis single Cinta atau Uang dan album pertamanya yang dinamai dirinya sendiri, Cinta Laura. Belakangan ini Cinta Laura berduet dengan Guy Sebastian, penyanyi Australia dalam lagu Who's That Girl.


Cinta Laura Kiehl lahir pada 17 Agustus 1993 di Berlin, Jerman. Ibunya bernama Herdiana, S.H. dan ayahnya bernama Michael Kiehl, warga negara Jerman. Saat masih kanak-kanak Cinta gemar menyiram tanaman, bermain perosotan, dan berenang di sungai yang letaknya tak jauh dari rumahnya. Dari kecil hingga remaja ia tinggal di luar Indonesia karena mengikuti ayahnya yang bekerja sebagai General Manager Hotel Grand Hyatt. Karena lahir dan dibesarkan di luar negeri, Cinta memiliki keunikan dibandingkan artis Indonesia pada umumnya. Logat dan aksen bicaranya seperti percampuran antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Ciri khas inilah yang membuat sosoknya lebih mudah dikenal.


Karirnya di industri hiburan–seperti kebanyakan selebritas lainnya–berawal dari dunia model. Saat masih berusia 13 tahun, ia menjadi salah satu finalis "Top Model" 2006. Setelah mengikuti proses seleksi, ia dinyatakan menang.


Cinta memulai debutnya di dunia hiburan setelah menjadi finalis Top Model 2006. Salah seorang juri ajang pemilihan tersebut adalah Sanjay Maulani, seorang casting director di MD Entertainment. Ia pun langsung ditawari untuk membintangi sinetron. Akhirnya Cinta menerima tawaran untuk menjadi bintang utama dalam sinetron Cinderella (Apakah Cinta Hanyalah Mimpi?) produksi MD Entertainment. Empat bulan pertama, di samping berlatih akting, Cinta mendapat kursus bahasa Indonesia karena ia kurang lancar dalam berbahasa Indonesia.


Setelah sukses membintangi sinetron Cinderella, ia meraih predikat "Aktris Ngetop pilihan pemirsa" pada ajang SCTV Awards 2007. Ia menyisihkan para nominator lain, yaitu Marshanda, Shireen Sungkar, dan Nia Ramadhani.


Setelah sukses berduet dengan Ahmad Dhani menyanyikan lagu "Umbrella" milik Rihanna pada satu ajang penghargaan yang diselenggarakan salah satu televisi swasta yaitu SCTV Awards 2007, kini Cinta Laura didaulat untuk menyanyikan theme song sinetron yang dia bintangi yaitu Upik Abu dan Laura yang berjudul You Say Aku. Lagu ini menjadi hits juga dan tempo yang up-beat untuk dance. Cinta Laura juga pemeran utama dalam sinetron ini dikenal sebagai Laura, gadis yang kaya dan sombong.


Pada Agustus 2008, Cinta Laura main sebagai pemeran utama dalam filmnya Oh Baby yang bercerita tentang seorang gadis miskin yang cantik dan bercita-cita ingin menjadi penari. Di sini Cinta Laura berperan pula bersama Randy Pangalila, Tio Pakusadewo & Ridwan Ghani. Untuk soundtracknya kali ini Cinta Laura juga menyumbangkan suaranya dalam lagu "Oh Baby" dan "We Can Do It". Lagu ini bernuansa Pop-beat dan agak mirip dengan lagunya "Britney Spears" tapi memang seperti ciri khas Cinta Laura yang sedikit unik dengan campuran bahasa logatnya Indonesia-Inggris
Setelah tamat membintangi sinetron Upik Abu dan Laura, Cinta Laura juga membintangi sinetron Air Mata Cinta yang ditayangkan di saluran tv RCTI, ia juga terus mengembangkan karir di panggung tarik suara. Bahkan, aksi tak tanggung-tanggung. Duo Maia, grup artis penyanyi beken menggandeng Cinta bernyanyi bersama dalam single Pengkhianat Cinta. Cinta tak berhenti sampai di situ. Album OST Beat Hits yang dirilis tahun yang sama memuat duet antara Cinta dan Afgan dalam lagu "Let’s Get The Beat".


Tahun 2010, Cinta menghentak dunia hiburan dengan merilis album terbarunya bertitel "Cinta Laura" (self-titled) dengan single hitsnya yaitu Cinta atau Uang yang juga merupakan soundtrack dalam film "Seleb Kota Jogja (SKJ)", film yang juga dibintanginya. Di sini Cinta tetap mengedepankan irama beat dan mengandung lagu jenis electropop. Kegemarannya akan tarian ia maksimalkan dalam videoklip. Cinta Laura membuat audisi pencarian untuk dancer-nya dalam pembuatan video klip Cinta Atau Uang dan single lannya juga dalam konsernya. Album baru yang ia rilis mendapat sambutan hangat terbukti lagu andalan Cinta bertengger pada jajaran utama tangga lagu nasional di stasiun televisi dan radio. Penjualannya album baru Cinta juga bekerja sama dengan salah satu restoran cepat saji yang terkenal di Indonesia yaitu "KFC". Dalam album ini Cinta Laura juga memasukkan single yang telah dirilisnya terlebih dahulu sebagai soundtrack film atau sinetron misalnya "Oh Baby", "You Say Aku", dan "We Can Do It".


Setelah sukses dalam single "Cinta Atau Uang", Cinta Laura merilis singlenya yang bertajuk Shoot Me. Lagu ini bertempo up-beat yang enak didengar, lagu buat dance, selain itu liriknya juga mudah dihafal. Lagu ini juga sukses di pasaran walaupun tidak sesukses single pertamanya Cinta Atau Uang. Dalam video klip kali ini Cinta Laura berperan seperti "Angelina Jolie" dan juga mengajak dancer-nya dalam pembuatan video klip-nya.


Akhir tahun ini Cinta laura akan meninggalkan Indonesia karena memilih melanjutkan kuliah di luar negeri, Amerika Serikat. Tetapi jelang keberangkatan ke Amerika pada akhir tahun ini, Cinta menyempatkan diri melakukan syuting video klip terbarunya untuk single yang bertajuk Guardian Angel. Melalui single terbarunya, Cinta meraih prestasi mengagumkan karena hanya dalam waktu empat bulan telah laris terjual 750 ribu kopi. Sebuah rekor yang cukup menjanjikan buat karir Cinta di dunia musik. Lagu ini genre-nya tidak up-beat atau dance tapi slow. Dalam video klip ini Cinta Laura berperan seperti putri yang bahagia karena telah mempertemukan seorang angel/ peri penjaganya yang sesuai dengan genre lagunya yang slow.


Cinta Laura pun sudah siap untuk hidup mandiri. Artis cantik ini mulai bersiap meninggalkan Indonesia untuk hidup sendiri di luar negeri mulai pertengahan tahun ini. Gadis belia dengan penghargaan "multi-platinum" album ini berencana akan kuliah di salah satu universitas di Amerika. Dari beberapa universitas yang akan dia daftar, "Stanford University" California merupakan yang paling dia idamkan. Saat interview, Cinta memberikan alasan bahwa Stanford University adalah kampus dengan peringkat yang baik di Amerika dan kota California merupakan kota yang ideal untuk ditempati.
Cinta Laura senang tinggal di dormitory dan merasa tidak perlu takut karena ada banyak teman-teman dia yang lain selama kuliah di luar negri. Dia mengaku sejak kecil sudah biasa menyapu dan membersihkan rumah sendiri. Sekarang Cinta tinggal menunggu pengumuman dari beberapa Universitas yang sudah dia daftar pada bulan Juni 2010 dan kalau lancar, bulan Agustus 2011 Cinta sudah memulai kuliah disana.


Untuk menyukseskan karirnya dalam bidang musik di internasional, akhir Januari 2011, Cinta Laura kali ini akan berkolaborasi dengan Guy Sebastian, pemenang Australian Idol 2003 dalam lagu Who's That Girl, lagu ini menduduki chart 1 di beberapa tangga lagu Australia. Lagu ini sendiri menceritakan tentang Guy yang sedang hang out dan tiba-tiba tertarik kepada seorang cewek.


Setelah berkolaborasi, mereka juga merencanakan untuk membuat video klip. Namun hingga sekarang video klip lagu ini masih belum bisa dikerjakan karena Guy terlalu sibuk. Rencananya video klip lagu ini bakal dibuat di Bali pada bulan Februari atau Maret mendatang. Cinta Laura mengaku tidak gugup saat mendapatkan kesempatan berduet dengan penyanyi asal Australia, Guy Sebastian. Dia sangat senang dengan adanya kesempatan ini serta berharap lagu ini bisa dinikmati oleh pendengar di Asia khususnya Indonesia. Karena saat ini di Australia single Who's That Girl telah meraih peringkat nomer satu di Australia.


Dalam proses rekaman single ini menurut Cinta sangat cepat dan semuanya berjalan lancar dan kooperatif. Terlebih Cinta menyukai single ini yang membantu menaikkan moodnya selama recording. Cinta Laura tidak mempersiapkan apa-apa dalam duetnya dengan Guy yang termasuk penyanyi Internasional. Cinta hanya pasrah pada Tuhan tapi tetap menampilkan yang terbaik.


Karier


Cinta Laura memulai debutnya di dunia hiburan sebagai finalis Top Model 2006. Salah seorang juri ajang pemilihan tersebut adalah Sanjay Maulani, seorang casting director di MD Entertainment. Cinta pun langsung ditawari main sinetron. Selain itu Cinta Laura juga mendapat predikat Aktris Terbaik dari beberapa majalah atas modelnya.


Karier aktingnya dimulai melalui peran sebagai tokoh yang bernama sebagai "Cinta" di sinetron Cinderella. Sinetron itu merupakan sinteron pertama dan terakhir yang diproduksi MD Entertainment dan dimainkan oleh Cinta, karena setelah itu Cinta dan pihak MD Entertainment terlibat sebuah konflik. Kemudian Cinta ditawari oleh Sinemart untuk berperan sebagai "Laura" di sinetron Upik Abu dan Laura. Melalui sinetron itu ia mulai dikenal masyarakat yang pertama mulai sejak tahun 2008. Berkat logat bicaranya yang campur aduk antara Bahasa Indnoesia dan Bahasa Inggris, Cinta terlihat berbeda. Berkat logatnya ini, dia semakin laris di jagad hiburan Indonesia. Pada tahun 2008, ia mendapatkan tawaran debut film perdananya, Oh Baby. Di Film ini, Cinta juga menyumbangkan suaranya untuk soundtrack film.


Pada tahun 2009 ini dia kembali bermain peran dalam sinetron yang berjudul Air Mata Cinta yang ditayangkan setiap hari di RCTI pukul 19.00 WIB. Alhasil Cinta Laura juga membintangi film Seleb Kota Jogja (SKJ) pada tahun 2010.


Musik




Awal 2009, Cinta berduet dengan Duo Maia di album terbaru mereka menyanyikan lagu Penghianat Cinta. Pada awal 2010, ia berhasil memperoleh Double Platinum untuk album perdananya yang bertajuk sama dengan namanya ”Cinta Laura”. Pencapaian tersebut istimewa karena ditorehkan dalam waktu hanya lima minggu setelah dilempar ke pasaran, dan album tersebut telah laris lebih dari 200.000 Kopi. Penghargaan tersebut diserahkan di sela-sela acara grand final “KFC Ayo Nge-dance Bareng Cinta Laura” di Metro Indah Mall dari Bandung, di propinsi Jawa Barat Sabtu, 27 Februari 2010.


Cinta Laura sekali lagi membuktikan talentanya yang luar biasa di dunia seni. Setelah lama ditunggu-tunggu, ia pun merealisasikan impiannya mewujudkan album perdananya berjudul Cinta Laura. Album ini bercorak Electropop, yang dinamis dan energik, seperti halnya kepribadian Cinta Laura sendiri. Berisikan 10 lagu yang dibawakan dengan gaya vokal Cinta yang unik, manja, centil, namun enak untuk dinikmati.DJ Sumantri didaulat sebagai music director untuk keseluruhan album ini. Ia yang disebut oleh Cinta sebagai 'Timbaland-nya Indonesia', dengan piawai meracik aransemen yang asyik. Selain itu awal tahun 2011, Cinta ditawari berduet dengan penyanyi asal Australia, yaitu Guy Sebastian dalam lagu Who’s That Girl.

ST12 | Muhammad Charly van Houten | Mungka City

Nama Lengkap : Muhammad Charly van Houten
Nama Panggilan :Charly
Tempat / Tgl Lahir : Cirebon, 5 November
Hobby : Menulis lagu
Agama : Islam
Motto Hidup : Menjadi lebih baik
Idola : Seluruh penyanyi dan pemain music di Indonesia
Penyanyi / Band Favorit : Seluruh penyanyi dan grup music di Indonesia
Lagu Favorit : Semua lagu Indonesia
Motivator terbesar dalam hidup : Bapak




ST12 dibentuk pada tanggal 20 Januari 2005, diawali dengan perkenalan Ilham Febry (Pepep), Muhammad Charly Van Houten (Charly), Dedy Sudrajat ( Pepeng) dan Iman Rush, di studio rental milik Pepep di Bandung. Pertemuan yang kerap terjadi membuat mereka semakin akrab hingga akhirnya mereka sepakat untuk membentuk sebuah band, yang diberi nama ST12.


Nama ST12 diberikan oleh ayah dari Pepep, Helmi Aziz (alm) yang merupakan kepanjangan dari Stasiun Timur 12, alamat studio rental tempat mereka bertemu.


Perjuangan ST12 untuk mendapatkan label akhirnya berbuah ketika album perdana mereka Jalan Terbaik, berhasil di release di bawah label Music Plus pada tahun 2005. Tiga single menjadi hits di album ini, 'Aku Tak Sanggup Lagi', 'Aku Masih Sayang', dan 'Rasa Yang Tertinggal'. Keinginan untuk menggapai eksistensi di dunia music membuat mereka rela untuk menjalani berbagai rangkaian tour show panjang. Kerja keras ST12 tak sia-sia, penjualan album perdana mereka mencapai lebih dari 400.000 copies dan Ring Back Tone nya diunduh hingga lebih dari 1.000.000 download.


Namun ditengah usaha keras mereka untuk mencapai kesuksesan, Charly, Pepep, dan Pepeng harus menerima kenyataan pahit kehilangan salah satu personel ST12 - Iman Rush - yang meninggal dunia di Semarang akibat pecahnya pembuluh darah di otak pada tgl 22 Oktober 2005.


Tahun 2008, ST12 merilis album P.U.S.P.A dibawah label PT. Trinity Optima Production. Di album ini, Charly menciptakan lagu 'Saat Terakhir' yang didedikasikan untuk Iman Rush. Lagu 'Puspa' dengan cepat diterima oleh pecinta musik Indonesia. Lagu ini berada di puncak tangga lagu di radio-radio Indonesia selama 5 (lima) minggu dan bertahan di chart selama 15 (lima belas) minggu. Tak putus hanya di lagu Puspa, eksistensi ST12 semakin kuat dengan direleasenya single-single lain dari album Puspa. Lagu 'Cari Pacar Lagi', 'Saat Terakhir', dan 'Jangan Pernah Berubah', membawa ST12 masuk ke jajaran artis teratas di Indonesia.


Hanya dalam rentang waktu 3 (tiga) bulan, ST12 berhasil meraih penghargaan double platinum award atas penjualan album PUSPA. Tak hanya itu, pengakuan atas karya ST12 juga terlihat dari digunakannya lagu-lagu ST12 sebagai themesong di berbagai sinetron yang tayang di televisi.


Padatnya jadwal show, kini menjadi keseharian mereka. Namun perjalanan panjang masih menanti di depan mata, kini perjuangan yang dihadapi oleh ST12 adalah mempertahankan eksistensi yang kini sudah diraih.




Sandra Dewi | Hijrah ke Jakarta

Monica Nicholle Sandra Dewi Gunawan Basri (lahir di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, 8 Agustus 1983; umur 27 tahun) yang lebih terkenal dengan Sandra Dewi adalah aktris Indonesia. Namanya melejit sejak bermain dalam film layar lebar Quickie Express bersama dengan Tora Sudiro dan Aming. Kemudian namanya semakin dikenal oleh masyarakat dengan berperan dalam sinetron Cinta Indah.




Karier


Awalnya, gadis berdarah Pangkalpinang dan Tionghoa itu hijrah ke Jakarta tahun 2001 untuk melanjutkan kuliah di London School Of Public Relations. Sulung tiga bersaudara pasangan Andreas Gunawan Basri  


dan Catharina Erliani ini mengawali kariernya melalui pemilihan Miss Enchanteur 2002 dan duta pariwisata Jakarta Barat. Namun Sandra kemudian memilih fokus melanjutkan kuliahnya. Sandra yang suka makan ular dan monyet ini mulai terjun ke dunia hiburan saat mengikuti Fun Fearless Female Majalah Cosmopolitan 2006. Dalam ajang tersebut, Sandra meraih juara dua. Kemenangan itu menjadi batu loncatan bagi Sandra, setelah salah satu juri ajang tersebut, Nia Dinata menawarinya untuk casting. Sandra lolos casting untuk peran Lila, dokter cantik dan pintar di film Quickie Express (2007). Nama Sandra kemudian semakin terkenal berkat perannya di sinetron kejar tayang Cinta Indah. Sandra Dewi bersama Dewi Sandra dan Luna Maya menyanyikan lagu yang berjudul "Play" dalam rangka menyambut Euro 2008.


Dari akting dan dunia tarik suara, Sandra mulai merambah dunia presenter. Bersama presenter kocak, Desta bintang film Tarzan Ke Kota ini didapuk menjadi presenter acara musik Derings yang tayang di stasiun TRANS TV.


Aktivitas sosial


Sandra Dewi mempunyai sebuah blog sebagai sarana interaksi antara ia dan penggemarnya. Blog ini memopulerkan istilah Sandra Dewi untuk para penggemarnya yaitu Sanders




Asmara


Sukses di dunia karier, ternyata tidak diikuti dengan sukses Sandra dalam hal asmara. Terbukti, Sandra masih betah menjomblo. Padahal tak sedikit laki-laki ganteng dan mapan yang mendekatinya. Sebut saja Delon , dan Donnie Sibarani , vokalis Ada Band , adalah beberapa nama yang sempat dekat dengannya. Pun begitu bintang FTV PROJECT SATU HATI ini tak menyerah mencari pendamping hidup. Lewat semacam audisi yang ia lakukan untuk memilih laki-laki pilihannya. Dan saat ini ada satu laki-laki dari kalangan non seleb yang dekat dengannya. Dan ia berharap hubungan ini bisa bertahan.Namun sayangnya hubungan tersebut tidak berlangsung lama.


Pendidikan


  • SD St. Theresia I

  • SMP St. Theresia I

  • SMUK St. Yosef

  • London School Of Public Relations

Agnes Monica | Trend Baru | Penyanyi Wanita Terseksi

Agnes Monica Muljoto (lahir di Jakarta, 1 Juli 1986; umur 24 tahun) adalah seorang penyanyi dan artis berkebangsaan Indonesia. Ia memulai kariernya di industri hiburan pada usia enam tahun sebagai seorang penyanyi cilik. Agnes telah merilis tiga album anak-anak, yaitu Si Meong, Yess!, dan Bala-Bala, yang berhasil mengantarkan namanya ke deretan penyanyi cilik terpopuler di era 1990-an. Selain bernyanyi, Agnes kemudian juga menjadi presenter di beberapa acara televisi anak-anak. Saat menginjak usia remaja, Agnes mulai terjun ke dunia seni peran. Perannya di sinetron Pernikahan Dini (2001) berhasil melambungkan namanya. Agnes kemudian membintangi sederet judul sinetron yang menjadikannya artis remaja dengan bayaran termahal saat itu.
Pada tahun 2003, Agnes merilis album dewasa pertamanya yang berjudul And the Story Goes, yang kembali melejitkan namanya di industri musik Indonesia. Kesuksesannya di tanah air mendorong Agnes memasang target untuk bisa berkarier di kancah internasional. Pada album keduanya yang dirilis pada tahun 2005, Whaddup A'..?!, ia menggandeng penyanyi asal Amerika Serikat Keith Martin untuk berkolaborasi. Agnes juga terlibat dalam syuting dua serial drama Asia, The Hospital dan Romance In the White House di Taiwan.


Agnes berhasil meraih penghargaan dua tahun berturut-turut atas penampilannya di ajang Asia Song Festival di Seoul, Korea Selatan, pada tahun 2008 dan 2009. Pada album ketiganya, Sacredly Agnezious (2009), Agnes mulai terlibat sebagai produser dan penulis lagu. Pada tahun 2010, ia diangkat sebagai salah satu juri pada ajang pencarian bakat Indonesian Idol. Agnes juga menjadi salah satu pemandu acara pada karpet merah pegelaran American Music Awards 2010 di Los Angeles, Amerika Serikat.


Seiring dengan melesatnya Agnes ke puncak popularitas, penampilan dan gaya berbusananya menjadi tren di kalangan anak muda. Selain sukses secara komersial, Agnes juga telah dianugerahi banyak penghargaan, termasuk di antaranya sembilan Anugerah Musik Indonesia, tujuh Panasonic Awards, dan empat MTV Indonesia Awards. Ia juga telah dipercaya menjadi duta anti narkoba se-Asia serta duta MTV EXIT dalam memberantas perdagangan manusia.


Agnes Monica Muljoto dilahirkan di Jakarta pada tanggal 1 Juli 1986. Ia merupakan anak bungsu dari pasangan Jenny Siswono dan Ricky Suprapto. Ia memiliki seorang kakak laki-laki bernama Steve Muljoto yang kemudian menjadi manajernya. Agnes menyelesaikan pendidikan dasarnya di SD Tarakanita Jakarta, kemudian melanjutkan pendidikannya ke SLTP Pelita Harapan. Di sekolahnya, Agnes merupakan siswi yang berprestasi di bidang akademik dan sering menerima beasiswa, meskipun ia juga disibukan dengan aktivitas luar sekolah seperti kursus piano, bahasa Inggris, seluncur es, dan bulu tangkis. Bakat Agnes di bidang seni sudah telihat sejak ia masih kanak-kanak, khususnya bidang tarik suara. Selain ditempa di gereja, Agnes juga ikut kursus vokal di beberapa tempat.



Saat menginjak usia enam tahun, Agnes memulai kariernya sebagai penyanyi cilik dan merekam album anak-anak pertamanya yang diberi judul Si Meong. Nama Agnes melambung sebagai penyanyi cilik saat ia merilis album keduanya pada tahun 1995 yaitu Yess!, yang merupakan album duet bersama Eza Yayang. Album tersebut dinobatkan sebagai "Album Anak-Anak Terbaik" pada tahun 1999. Album lain yang telah dirilis Agnes yaitu Bala-Bala. Ketiga album tersebut berhasil melejitkan Agnes ke jajaran penyanyi cilik terpopuler di era 1990-an. Selain bernyanyi dan merilis album, Agnes juga menjadi presenter acara anak-anak yaitu Video Anak Anteve (VAN) di Anteve, Tralala-Trilili di RCTI, dan Diva Romeo di Trans TV. Agnes berhasil meraih penghargaan Panasonic Awards untuk "Pembawa Acara Anak-Anak Terfavorit" selama dua tahun berturut, 1999 dan 2000.


Menginjak usia remaja, Agnes mulai terjun ke dunia seni peran, dimulai dengan penampilannya di sinetron Lupus Millenia dan Mr. Hologram pada tahun 1999. Pada tahun itu, Agnes berhasil menempati urutan pertama jajak pendapat artis beranjak remaja terbaik versi artiscilik.com. Pada tahun 2000, Agnes menjadi pemeran utama di sinetron Pernikahan Dini bersama Sahrul Gunawan. Sinetron inilah yang berhasil melambungkan nama Agnes dan menghapus citranya sebagai seorang artis cilik. Akting Agnes di sinetron tersebut berhasil meraih penghargaan "Aktris Terfavorit" pada Panasonic Awards pada tahun 2001 dan 2002, serta SCTV Awards sebagai "Aktris Ngetop" pada tahun 2002. Selain itu, Agnes juga menyanyikan dua lagu ciptaan Melly Goeslaw berjudul "Pernikahan Dini" dan "Seputih Hati" sebagai lagu tema sinetron Pernikahan Dini. Kedua lagu tersebut merupakan penampilan pertama Agnes sejak kemunculannya sebagai penyanyi cilik beberapa tahun silam. Kedua lagu tersebut telah dirilis dalam album kompilasi bertajuk Love Theme (2001). Sepanjang tahun 2002, Agnes telah membintangi tiga judul sinetron, yaitu Ciuman Pertama, Kejar Daku Kau Ku Tangkap, dan Amanda. Ia juga berkolaborasi dengan penyanyi Yana Julio dalam lagu "Awan dan Ombak" dalam album Jumpa Lagi. Seiring dengan popularitasnya, Agnes berhasil menjadi artis remaja dengan bayaran termahal di Indonesia pada saat itu.



Pada tanggal 8 Oktober 2003, Agnes merilis album dewasa pertamanya bertajuk And the Story Goes. Penggarapan album ini melibatkan beberapa musikus kenamaan Indonesia, termasuk di antaranya Ahmad Dhani dan Melly Goeslaw. Agnes menjelaskan "Untuk album baruku ini, aku memang ingin segala sesuatunya dipersiapkan dengan matang. Dari pemilihan lagu, musikus, sampai konsep videoklip, aku ingin yang benar-benar oke." Proses penggarapan album yang memakan waktu selama 1,5 tahun tersebut juga disibukan dengan audisi penari dan program gizi untuk mempersiapkan stamina Agnes sebagai penyanyi. Proses persiapan yang benar-benar matang tersebut akhirnya membuahkan kesuksesan pada album tersebut. Aquarius Musikindo selaku label yang menaungi Agnes melaporkan bahwa And the Story Goes sudah laris dipesan sekitar 35.000 keping sebelum dirilis secara resmi. Tak lama berselang, album ini kemudian meraih double platinum dengan penjualan lebih dari 300.000 keping. Album pertama Agnes ini mengangkat "Bilang Saja" sebagai singel pertama dengan klip yang mengusung konsep street fashion. Singel lain yang lahir dari album ini yakni "Indah", "Cinta Mati", dan "Jera". Selain sukses secara komersial, album ini juga membuahkan sejumlah penghargaan. Pada ajang Anugerah Musik Indonesia 2004, Agnes memenangkan tiga penghargaaan dari total sepuluh nominasi, yaitu sebagai "Artis Pop Solo Wanita Terbaik" untuk lagu "Jera", "Karya Produksi Dance/Tehno Terbaik" untuk lagu "Bilang Saja", serta "Duo/Group Terbaik" untuk kolaborasinya dengan Ahmad Dhani di lagu "Cinta Mati". Ia juga berhasil meraih penghargaan sebagai "Pendatang Baru Terbaik" pada Anugerah Planet Muzik 2004 yang digelar di Singapura. Kesuksesannya dalam usia yang masih sangat muda membuat Agnes mendapat julukan "Diva Muda" dalam kancah musik Indonesia. Ia juga mulai memasang target untuk bisa berkarier di kancah internasional.



Sepanjang tahun 2003, selain disibukan dengan perilisan album pertamanya, Agnes juga menggarap sinetron Cewekku Jutek sebagai pemeran utama bersama Roger Danuarta. Pada tahun berikutnya, Agnes membintangi dua sinetron, Bunga Perawan dan Cantik. Penampilan Agnes dalam tiga sinetron tersebut mengantarkannya meraih penghargaan Panasonic Awards 2003 sebagai "Aktris Terfavorit" dan SCTV Awards 2004 sebagai "Aktris Ngetop". Di tengah kesibukannya sebagai penyanyi, Agnes masih tetap memperhatikan pendidikannya. Setelah lulus dari bangku SMA Pelita Harapan, ia menempuh pendidikan di Universitas Pelita Harapan (UPH) pada jurusan Hukum.



Agnes resmi meluncurkan album keduanya berjudul Whaddup A'..?! pada tanggal 10 Desember 2005. Kali ini, selain menggandeng sejumlah musikus Indonesia seperti Dewiq, Melly Goeslaw, dan Andi Rianto, Agnes juga mengajak penyanyi asal Amerika Serikat Keith Martin untuk berkolaborasi. Di album ini, Keith Martin menciptakan dua buah lagu berbahasa Inggris untuk Agnes, termasuk di antaranya "I'll Light a Candle" yang mereka bawakan secara duet. Untuk mempromosikan album tersebut, Agnes menggelar konser tunggal di empat kota di Indonesia, yakni Bandar Lampung, Surabaya, Bandung, dan Makassar, dengan tajuk Clasnezenzation. Album ini juga menelurkan lima singel hit yaitu "Bukan Milikmu Lagi", "Tanpa Kekasihku", "Tak Ada Logika", "Cinta di Ujung Jalan", serta "Dan Tak Mungkin". Whaddup A'..?! mendapat respons positif dan diganjar sejumlah penghargaan. Pada pegelaran Anugerah Musik Indonesia 2006, Agnes menyabet dua penghargaan yakni "Artis Pop Wanita Terbaik" dan "Karya Produksi R&B Terbaik" untuk lagu "Bukan Milikmu Lagi". Pada ajang Penghargaan MTV Indonesia 2006, Agnes kembali meraih trofi "Most Favorite Female" berkat lagu "Tak Ada Logika". Whaddup A'..?! juga telah meraih triple platinum untuk angka penjualan album yang mencapai lebih dari 450.000 keping.



Pada tahun 2005, Agnes juga terlibat dalam syuting serial drama Asia berjudul The Hospital di Taiwan yang dibintangi oleh Jerry Yan, salah satu personil F4. Agnes juga ikut dalam syuting serial Romance in The White House bersama Peter Ho, yang dalam serial ini Agnes bermain hanya dalam beberapa episode saja. Di Indonesia, Agnes juga disibukan dengan perannya di dua sinetron di Indosiar, yaitu Ku Tlah Jatuh Cinta dan Pink Di penghujung tahun 2006, Agnes kemudian membintangi sinetron komedi berjudul Kawin Muda yang ditayangkan di RCTI. Pada saat yang bersamaan, Agnes juga memutuskan untuk cuti dari kuliahnya di jurusan Hukum, Universitas Pelita Harapan. Langkah ini diambil Agnes akibat kesibukannya dalam menjalani karier dan mempersiapakan rencananya untuk go international.



Pada awal tahun 2007, Agnes ditunjuk oleh DEA (Drugs Enforcement Administration) dan IDEC Far East Region sebagai duta anti narkoba se-Asia. Pada tanggal 15 Mei 2007, Agnes menjadi artis pembuka konser grup R&B Amerika Serikat Boyz II Men di Istora Senayan, Jakarta. Agnes dan promotor konser sempat mengumumkan bahwa ia akan berkolaborasi dengan grup tersebut, meskipun akhirnya tidak terlaksana akibat persiapan yang belum matang. Pada tanggal 23 Juni 2007, Agnes menggelar konser tunggal untuk pertama kali di Stadium Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, yang disaksikan sebanyak 3.000 penonton. Agnes juga menjadi bintang tamu khusus dalam panggung final Asian Idol yang digelar pada tanggal 16 Desember 2007, dengan membawakan lagunya berjudul "Get Up".



Pada awal tahun 2008, Agnes membintangi sinetron kejar tayang RCTI berjudul Jelita.  Agnes mulai menggarap album studio ketiganya dan merilis lagu berjudul "Matahariku" lebih awal sebagai singel pertama. Sampai saat ini, "Matahariku" merupakan singel terlaris Agnes dengan penjualan nada sambung mencapai lebih dari tiga juta dalam waktu sembilan bulan. Videoklip "Matahariku" juga telah ditonton lebih dari 4,5 juta kali di YouTube, menjadikannya video musik Indonesia yang paling banyak ditonton. Lagu tersebut kembali membuahkan Agnes penghargaan di MTV Indonesia Awards sebagai "Most Favorite Female" serta Anugerah Musik Indonesia 2009 sebagai "Artis Pop Solo Wanita Terbaik". Pada bulan September 2008, Agnes meluncurkan singel kedua berjudul "Godai Aku Lagi" yang merupakan ciptaannya sendiri. Sebagai pemanasan sebelum resmi merilis album, Agnes merilis album mini yang memuat dua singel saja "Godai Aku Lagi" dan "Matahariku". Agnes juga membintangi sinetron keduanya pada tahun itu berjudul Kawin Masal.



Pada tanggal 4 Oktober 2008, Agnes tampil di panggung Asia Song Festival yang diselenggarakan oleh Korea Foundation for International Culture Exchange di Seoul, Korea Selatan. Acara yang diikuti 24 artis dari 12 negara Asia tersebut disaksikan oleh 35.000 penonton di Seoul World Cup Stadium dan disiarkan di stasiun televisi di 30 negara. Agnes menampilkan dua lagu miliknya, "Godai Aku Lagi" dan "Shake It Off", dengan memasukkan unsur tarian Bali. Penampilan Agnes tersebut mendapat respons positif dari sejumlah media lokal Korea dan meraih penghargaan "The Best Asian Artist Award" dari panitia. Pada tahun berikutnya, Agnes kembali tampil di panggung tersebut dan membawakan tiga lagu yaitu "Shake It Off", "Temperature", serta lagu milik penyanyi pop Michael Jackson, "Heal the World". Panggung kali ini diikuti 14 artis dari sembilan negara Asia dan disaksikan sekitar 40.000 penonton. Seperti penampilan sebelumnya, Agnes kembali mendapat sambutan baik serta menerima penghargaan "The Best Asian Artist Award" untuk kedua kalinya.



Pada tanggal 1 April 2009 Agnes akhrinya resmi meluncurkan album ketiganya yang diberi judul Sacredly Agnezious. Kali ini, Agnes lebih terlibat secara langsung dalam pengerjaan album. Dengan dibantu sejumlah musikus ternama, yaitu Erwin Gutawa, Dewiq, Pay, dan DJ Sumantri, Agnes turut terlibat sebagai produser dan pencipta lagu dalam album tersebut. Selain dua singel terdahulu, "Matahariku" dan "Godai Aku Lagi", Sacredly Agnezious melejitkan singel lain berjudul "Teruskanlah" dan "Janji-Janji". Pada MTV Indonesia Awards 2009, Agnes menyabet dua penghargaan sebagai "Most Favorite Female" serta "Artist of the Year" yang merupakan penghargaan tertinggi dalam acara tersebut. Pada Anugerah Musik Indonesia yang digelar pada tahun berikutnya, Agnes berhasil meraih dua penghargaan, masing-masing untuk kategori "Album Pop Terbaik", "Artis Solo Pop Wanita Terbaik" dan "Album Terbaik Terbaik". Pada tanggal 23 Mei 2009, Agnes tampil sebagai salah satu bintang tamu dalam acara "Festival of Life" di Garuda Wisnu Kencana, Bali, dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang. Pada tanggal 14 Oktober 2009, Agnes juga terlibat dalam konser pementasan lagu-lagu grup legendaris ABBA bertajuk "Dancing Queen" di Istora Senayan dengan menyanyikan lagu "The Winner Take It's All". Setelah sekian lama cuti dari kuliahnya, Agnes akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jurusan Hukum Universitas Pelita Harapan dengan IPK terakhir 3,67. Ia kemudian melanjutkan kuliahnya di Oregon State University (OSU), Amerika Serikat, dengan program distance education di jurusan Political Science.



Memasuki tahun 2010, Agnes mendapat kehormatan menjadi juri dalam ajang pencarian bakat Indonesian Idol. Kehadiran Agnes di ajang tersebut sempat diragukan karena usianya yang masih terlalu muda. Agnes berkomentar "Kalau pengalaman, jangan dilihat dari umur. Dengan prestasi yang aku dapat, enggak ada beban buatku berada di antara Mas Anang dan Mas Erwin. Aku sendiri merasa bukan jadi juri, aku dibiarkan jadi diri sendiri, aku sebagai teman mereka [para peserta]. Aku akan bagi pengalamanku ke mereka." Agnes juga ditunjuk menjadi duta MTV EXIT (End Exploitation and Trafficking) dalam misi memberantas perdagangan manusia. Pada tahun ini, Agnes meluncurkan singel berjudul "Karena Ku Sanggup" yang ia ciptakan bersama musikus Andi Rianto. Ia juga membintangi sinetron berjudul Pejantan Cantik yang tayang di Indosiar. Pada tanggal 21 November 2010, Agnes menjadi salah satu pembawa acara karpet merah ajang penghargaan tahunan American Music Awards yang diselenggarakan di Nokia Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat. Ia tampil menggunakan busana bermotif batik dan kebaya, serta sesekali menggunakan bahasa Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Agnes juga berduet bersama penyanyi Meksiko Christian Chávez dalam lagu berjudul "¿En Dónde Estás?" yang dikemas dalam bahasa Spanyol, Inggris, dan Indonesia.



Pada tanggal 2 Februari 2011, Agnes meluncurkan sebuah album kompilasi terbaik yang diberi judul Agnes Is My Name, dalam kerja sama dengan waralaba KFC. Album ini memuat sepuluh singel pilihan dari tiga album studio sebelumnya, ditambah dua lagu terbaru "Karena Ku Sanggup" dan "Paralyzed". Pada saat peluncuran album tersebut, Agnes mengumumkan bahwa tahun sebelumnya ia telah menandatangani kontrak dengan Sony/ATV Music Publishing, perusahaan musik yang didirikan oleh penyanyi Michael Jackson. Agnes telah merekam beberapa lagu di World Famous Red Bus Recording Studios di London, Inggris. Untuk versi berbahasa Inggris dari lagu "Paralyzed", ia dibantu oleh Beto Cohen, musikus yang pernah bekerja sama dengan Madonna.         




Agnes merupakan penyanyi solo yang mengusung jenis musik pop, R&B, dan hip-hop. Ia mengakui Aretha Franklin, Jill Scott, Angie Stone, Madonna, Michael Jackson, Fantasia, dan Beyoncé memengaruhinya dalam bermusik. Agnes juga sering dibanding-bandingkan dengan artis Amerika lainnya, terutama Britney Spears dan Christina Aguilera. Meskipun demikian, cukup banyak pula penyanyi Indonesia yang terpengaruh Agnes dalam hal gaya bernyanyi dan penampilan. Penyanyi dari negara tetangga, Stacy, bahkan mendapat julukan sebagai "Agnes Monica Malaysia" akibat pengaruh Agnes pada dirinya. Agnes memiliki jenis suara sopran yang melengking dengan jangkauan vokal mencapai empat oktaf. Ia merupakan artis pertama dalam kancah musik Indonesia yang menggunakan teknik vokal whistle register pada lagu "Karena Ku Sanggup". Untuk lagu-lagu bertempo cepat, Agnes memadukannya dengan koreografi yang energik di atas panggung, sehingga sering mengharuskannya untuk tampil secara lip sync. Selain sering berlatih vokal, Agnes juga rajin melatih gerakan tari dan stamina untuk menunjang penampilannya. Sampai saat ini, Agnes merupakan satu-satunya artis Indonesia yang memiliki grup tari pribadi yang bernama Nezindahood. Penari-penari dalam grup tersebut dipilihnya melalui audisi sejak penggarapan album pertamanya pada tahun 2003. Seiring dengan profesinya sebagai penyanyi, Agnes juga mengembangkan kemampuannya dalam bermain piano dan menulis lagu. Bakat Agnes dalam mencipta lagu mulai terbentuk saat menggarap album Sacredly Agnezious, saat ia menciptakan tiga lagu termasuk singel "Godai Aku Lagi".
Agnes merupakan artis yang selalu membawa tren baru di kalangan anak muda, khususnya dalam hal penampilan, baik itu pakaian, aksesori, maupun tata rambut. Melalui penampilannya di atas panggung, video musik, dan sinetron, Agnes telah memopulerkan berbagai gaya berpenampilan, mulai dari punk rock hingga harajuku. Namun demikian, Agnes juga tak jarang dituduh tidak orisinal dan cenderung kebarat-baratan. Agnes menanggapi komentar mengenai dirinya tersebut dengan berkata:
 

“Tidak ada satu pun di dunia ini yang "original" tanpa pengaruh dari hal lainnya. Saya beruntung lahir dan dibesarkan di Indonesia (specifically Jakarta) di zaman ini di mana kita (dalam hal ini Indonesia) sangat terbuka dengan proses globalisasi. Budaya Timur dan budaya Barat saling memengaruhi, ya begitu keadaannya. Intinya, adanya pengaruh antarbudaya jangan dianggap sebagai "budaya yang berbenturan", tapi anggaplah sebagai budaya yang "saling melengkapi". Ambil yang baik dari budaya-budaya tersebut dan tinggalkan yang negatif. Jadi, ya, saya ini adalah produk Indonesia dan produk era globalisasi”.


Ketertarikan Agnes dalam dunia busana mendorongnya untuk menekuni bisnis clothing line yang mendapat sambutan bagus. Menurut survei yang dilakukan majalah Cosmopolitan pada tahun 2010, Agnes merupakan penyanyi wanita terseksi di Indonesia. Ia juga sempat meraih Kartini Award dari Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) dan World Health Organization (WHO). Menurut Ketua Umum WITT Nita Yudi, "Karena Agnes adalah artis muda berprestasi yang enerjik, dan pastinya tidak merokok. Semoga dapat menjadi contoh yang baik bagi generasi muda." Agnes juga merupakan selebriti yang tertutup mengenai kehidupan pribadinya di media. Ia sering diterpa gosip menjalin hubungan khusus dengan sejumlah nama, namun tak satu pun yang ia konfirmasi.




Sebagai salah satu figur paling dominan dalam industri hiburan Indonesia, Agnes telah mendapat kepercayaan untuk menjadi bintangi iklan ataupun duta oleh berbagai merek produk. Agnes juga telah terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial. Ia melakukan kegiatan penggalangan dana untuk membantu para korban bencana, seperti di Sumatera Barat dan Situ Gintung. Agnes juga membantu menggalang dana senilai lebih dari Rp 400 juta untuk Persis, tim sepak bola Surakarta, melalui konser yang diadakan di Diamond Convention Center di Surakarta.


Penghargaan
Tanggal 23 Maret 2011, bertepatan dengan Perayaan Hari Musik Nasional, Agnes menerima Penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia (NBMI) dari Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI).